MENEMUKAN IMANUEL

`Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur` (Mat 2:10-11) 

Yes 60:1-6; Mzm 72:1-2.7-8.10-13; Ef 3:2-3.5-6; Mat 2:1-12 
—o—

Kelahiran Sang Imanuel ditandai dengan adanya bintang di timur yang menunjukkan jalan kepada orangorang Majus menuju tempat Sang Juruselamat dilahirkan. Orang-orang Majus ini pencari-pencari sejati yang tidak kenal lelah. Sebagai ahli ilmu perbintangan, mereka bertahuntahun memerhatikan tanda-tanda pada bintang dan mempelajari ramalan-ramalan para nabi tentang kedatangan Sang Mesias. Setelah yakin akan bintang penunjuk tsb, mereka meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti bintang itu, untuk mencari kekayaan yang tak ternilai, yakni Yesus, Raja Damai yang baru dilahirkan.

Perjalanan panjang mereka lewati dengan panas dan dingin silih berganti, namun mereka tidak putus asa. Sukacita segera terpancar dalam diri mereka, tatkala bintang tsb berhenti di atas gua di mana Sang Raja Damai lahir. `Ketika mereka menemukan bintang itu, sangat bersukacitalah mereka` (Mat 2:10). Akhirnya, pengorbanan dan usaha yang tak kenal lelah itu berhasil!

Orang-orang Majus menemukan Sang Imanuel, karena membiarkan diri dibimbing Tuhan melalui bintang-Nya. Hal ini menjadi pelajaran bagi kita umat beriman bahwa kita dapat menemukan apa yang kita cari atau inginkan, jikalau kita setia mengikuti bimbingan Tuhan melalui sabda-Nya. 

Sumber:
Buku renungan harian “SABDA KEHIDUPAN”