BERIKANLAH KAMI SETIAP HARI

Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya. (Luk 11:3) 

Ketika saya merefleksikan kembali kehidupan saya. Saya melihat ada begitu banyak kesulitan besar dan kecil yang pada saat itu membuat saya merasa takut, bahkan ada hal yang sampai membuat saya hampir berputus asa. Akan tetapi, dalam perjalanan waktu semua yang menakutkan saya itu berlalu begitu saja. Saya menyadari bahwa ketakutan saya waktu itu terlalu berlebihan dan bahwa sebenarnya kesulitan itu justru menguatkan iman saya.

Dahulu saya menganggap bahwa rejeki yang saya butuhkan hanyalah rejeki jasmani. Orientasi dan perhatian saya hanya tertuju pada kebutuhan perut, maka permintaan saya dalam doa hanya sekitar itu-itu saja. Saya lupa akan kebutuhan saya yang terpenting, bahkan saya tidak menyadari bahwa sesungguhnya saya telah diberi apa yang paling saya butuhkan untuk hidup rohani saya.

Saat ini saya dapat mengatakan bahwa sungguh rejeki yang Bapa berikan kepada saya cukup setiap hari. Rahmat setiap hari cukup bagi saya. Masa depan, pasti masih banyak badai yang akan saya hadapi, tetapi saya percaya bahwa saya sanggup menghadapinya. `Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya` (Mzm 117:2). Maka, `Bersyukurlah kepada Tuhan sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selamalamanya kasih setia-Nya` (Mzm 118:1).

Bapa, terima kasih atas rejeki pada hari ini, yang Kau berikan kepadaku.

Sumber:
Buku renungan harian “SABDA KEHIDUPAN”