SEPERTI ANAK KECIL

Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga. (Mat 18:4) 

Dalam kosakata bahasa Inggris dikenal istilah childish dan childlike. Dua kata yang mempunyai akar kata yang sama, yaitu child, namun mempunyai arti berbeda. Childish berarti kekanak-kanakan, sedangkan childlike berarti seperti anak kecil. Tuhan menghendaki kita `menjadi seperti anak kecil`, bukan menjadi kekanak-kanakan. Tuhan menghendaki kita mempunyai sikap terbuka, percaya, dan bergantung kepada Allah. Kualitas-kualitas inilah yang sebenarnya diperlukan untuk menanggapi kasih Allah.

Anak kecil menggambarkan kaum yang lemah dan bergantung sepenuhnya kepada orang tuanya. Gambaran seorang anak kecil menyiratkan suatu pesan dan semangat kerendahan hati bahwa dari diri sendiri kita adalah miskin dan papa. Kita sungguh membutuhkan Allah dalam segala hal. Dengan kesadaran itu kita berusaha mengosongkan diri dan membiarkan seluruh hidup kita dipenuhi kasih-Nya. Setelah mengalami kasih Allah, kita juga mampu berbagi kasih kepada sesama melalui perbuatan-perbuatan baik. Bahkan, kita dapat menyertakan kasih yang besar dalam perbuatan-perbuatan kecil. Ini mempunyai nilai besar di hadapan Allah. Itulah juga yang diteladankan St. Theresia dari Lisieux.

Sumber:
Buku renungan harian “SABDA KEHIDUPAN”