MAU YANG MANA?

Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan. (Luk 6:18)

 

Membaca perikop ini, pertanyaannya adalah kita termasuk yang mana, yang mau disembuhkan dari penyakit, atau yang mau dibebaskan dari roh-roh jahat, atau kita hendak mendengarkan Tuhan berbicara.

Kuasa yang keluar dari Yesus sungguh dirasakan oleh mereka yang hadir saat itu. Mereka mengalami Yesus sendiri. Apa yang mereka alami itu juga tetap bisa kita alami pula di saat ini karena `Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selamalamanya` (Ibr 13:8). Kasih-Nya tidak berubah, kuasaNya tidak berkurang. Yesus tetap mau dan mampu menyembuhkan, membebaskan, dan menyapa kita. Singkat kata, Ia mau `menjumpai` kita. Perjumpaan dengan Yesus membawa kita pada pengalaman yang mampu menyembuhkan dan membebaskan serta mengubah sikap hidup kita.

Lebih daripada itu, Yesus tidak hanya mau mengalirkan rahmat dan kuasa-Nya kepada kita, tetapi juga mau agar kita pun mengalirkan rahmat dan kuasa-Nya kepada sesama. Maukah kita? Syaratnya: tinggal dalam Dia. `Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya` (Yoh 15:7).

Sumber:
Buku renungan harian “SABDA KEHIDUPAN”