HAI SEMUA, BANGKITLAH

`Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggotaanggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.` (1Kor 12:12)

Rasul Paulus mengibaratkan Gereja sebagai satu tubuh, yaitu Tubuh Kristus, yang terdiri dari banyak anggota. Kristus adalah kepala Tubuh, kepala Gereja. Kita, umat, diibaratkan sebagai anggotaanggota Tubuh tersebut. Ada yang sebagai kaki, tangan, mata, telinga, mulut, dll. Jadi, tujuan utama dan teladan Gereja adalah Kristus sendiri, Sang Kepala.

Kita memiliki fungsi, kelebihan, dan kekurangan masing-masing, namun terlepas dari itu semua, kita diingatkan bahwa kita semua adalah satu dalam Tubuh Kristus. Coba bayangkan, jika anggota-anggota Tubuh Kristus itu, misalnya umat di suatu paroki ada yang sakit, menyimpan dendam terhadap anggota lain, tidak bisa hidup rukun, selalu berselisih paham, akankah paroki atau gereja tersebut menjadi tempat yang hidup serta sarana pertumbuhan bagi umat yang ada?

Melalui bacaan Injil, kita diingatkan untuk tidak berlarut-larut hidup dalam keterpurukan diri, `Jangan menangis`. Penginjil Lukas mengingatkan kita untuk bangkit dari keberadaan kita, entah kita sedang sakit, berduka, patah semangat, atau pun kita selama ini belum memberikan sumbangsih apa pun kepada Gereja. Kristus saat ini juga bersabda kepada kita, `Hai anak-Ku, bangkitlah!` Maukah kita bangkit dan hidup?

Sumber:
Buku renungan harian “SABDA KEHIDUPAN”