DILENGKAPI

Maka Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit. (Luk 9:1)

Apa yang dilakukan Yesus bagi kedua belas muridNya ini juga dilakukan bagi murid-murid-Nya sepanjang masa, yaitu memberikan tenaga dan kuasa demi keberhasilan pewartaan Kerajaan Allah dan penyembuhan penyakit-penyakit.

Pada awal pelayanan saya, saya dan seorang suster yang juga baru belajar pelayanan ditugaskan memberi retret. Ternyata, tanpa berunding dengan kami, di paroki sudah diumumkan bahwa pada hari Minggu penutupan retret akan ada Misa penyembuhan. Maka, `terpaksa` dijalani saja. Saya sangat grogi menanti Misa tersebut dan beberapa kali berkata, `Yah, Yesus, ini pekerjaanMu, kalau Engkau tidak melakukannya, terserah Engkau. Engkau yang bertanggungjawab.` Akhirnya, saatnya tiba. Umat maju untuk didoakan! Saya sungguh-sungguh tak bisa berdoa dan dalam hati hanya berkata, `Yesus, Engkau yang melakukan ini, bukan aku.` Alhasil, … umat yang hadir mengalami kasih Allah, sukacita, dan penyembuhan-penyembuhan! Kami berdua pun takjub dan `heran`. Iman kami diteguhkan bahwa Yesus sungguh tetap hidup dan berkarya!

Sumber:
Buku renungan harian “SABDA KEHIDUPAN”